Pemdes Bersama warga se-Kecamatan Sadang Menolak Keras Bank Plecit Bank Ucek-ucek Apa Lagi Rentenir

 


Kebumen, Wartaindonesianews.co.id - Dengan adanya beberapa masalah yang terjadi dengan Bank yang tidak resmi atau yang sering di sebut Bank Plecit Bang Ucek-ucek, melalui beberapa pertimbangan akhirnya seluruh Pemdes se-Kecamatan Sadang Menolak dengan keran Bank-bank tersebut masuk ke Desa, dan akhirnya marak di Desa-desa Terdampak sepanduk penolakan Bank Plecit alias Bank Ucek-ucek, pada hari Jum'at 28/06/2024.


Seorang warga masyarakat yang enggan di sebutkan namanya menuturkan dengan adanya sepanduk yang terpasang di beberapa titik setiap Desa se-Kecamatan Sadang, saya merasa seneng dan sangat setuju sekali, karena saya sering dengar dan melihat petugas Bank Plecit yang mengatas namakan koprasi, sangat meresahkan masyarakat.


Cara menarik angsuran kadang tidak sopan dan ada yang marah-marah, maka saya ucapkan sekali lagi terimakasih kasih terhadap Pemdes yang sudah peduli dengan warganya, agar terlepas dari jeratan hutang bank plecit atau rentenir," pungkasnya.


Kami dari media berusaha menghubungi melalui WhatsApp dan jawabannya sama menolak Bank Plecit Bank Ucek-ucek, Rentenir dan bang yang mengatas  namakan koprasi tapi tidak resmi.


Kami juga menghubungi Kepala Desa Wonosari melalui WhatsApp dan Muhalipin Kepala Desa Wonosari menjelaskan tentang sepanduk pelarangan Bank Plecit alias Bank Ucek-ucek juga rentenir masuk ke Desa kami, karena sangat merugikan dan menjadikan perekonomian tidak baik, juga menimbulkan tidak harmonisnya rumah tangga bahkan ada yang sampai bercerai.


Maka kami sarankan bagi yang punya hutang kepada Bank Plecit alias Bank Ucek-ucek atau rentenir, kalau di tagih diharapkan penagihnya untuk di ajak ke balai Desa. 


Dan kami juga sudah siapkan untuk antisipasi perkengan perekonomian warga masyarakat melalui BUMDES mas, jadi nantinya warga hutangnya bisa diselesaikan tapi dengan catatan tidak hutang lagi kepada bank plecit tersebut,"ucapnya.


Pewarta : Red

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama