Kebumen - wartaindonesia.co.id - Pelestarian budaya nasional khususnya bahasa dan sastra Jawa merupakan tanggung jawab semua lapisan masyarakat dan juga pemerintah baik tingkat desa, kecamatan, kabupaten sampai dengan tingkat pusat, karena lestarinya budaya akan menunjukan jati diri bangsa yang dapat membendung derasnya arus globalisasi dan digitalisasi yang bersifat negatif.
PERMADANI adalah sebuah lembaga non politik yang bergerak dibidang pelestarian budaya, khususnya budaya Jawa dengan cara membuka kelas pembelajaran Pranatacara dan pamedhar sabda ( MC adat Jawa ) yang dilakukan secara rutin setiap tahunnya dengan jangka waktu pembelajaran sekira 6 ( enam ) bulan dengan berbagai materi pelajaran bahasa, sastra dan budaya Jawa yang lain secara mandiri oleh lembaga PERMADANI itu sendiri.
Sampai dengan saat ditayangkannya berita ini, DPD PERMADANI kabupaten Kebumen sudah menghasilkan gelombang pembelajaran yang ke 21 ( bregada 21 ) yang rata - rata setiap gelombangnya terdiri dari sekurang - kurangnya 30 siswa, sehingga DPD PERMADANI kabupaten Kebumen dapat dikatakan sudah melakukan pelestarian budaya Jawa dengan perkembangan jumlah siswa yang cukup signifikan dan telah mencetak budayawan dan seniman - seniman baru dikabupaten Kebumen.
Saat awak media mendatangi tempat kegiatan Wisuda siswa Permadani bregada ( angkatan ) 21 pada Hari Minggu, 28 Juli 2024 bertempat di pendopo Bupati ( pendopo Kabumian ) Drs. H. Kusmanto Brojonagoro Spd. selaku ketua DPD PERMADANI kabupaten Kebumen menjelaskan bahwa, " Pada hari ini kami, Permadani kabupaten Kebumen sedang melaksanakan wisuda siswa Permadani yang sudah selesai melaksanakan pembelajaran Pranatacara dan pamedhar sabda angkatan yang ke 21, dengan jumlah peserta wisuda 30 siswa " terangnya.
Lebih lanjut Kusmanto Brojonagoro menambahkan, " Wisudan purna Wiyata selalu kami lakukan setiap akhir pembelajaran yang sebelumnya masing - masing siswa Permadani melaksanakan ujian tertulis maupun ujian praktek, dan dinyatakan lulus sesuai dengan kriteria dan penilaian dari pengurus dan guru yang sesuai dengan kompetensinya " ujarnya.
Diakhir wawancaranya dengan awak media, Kusmanto Brojonagoro berharap, bahwa " Setelah semua siswa dinyatakan lulus dan sudah diwisuda, saya berharap agar semua lulusan Permadani dapat membawa nama baik lembaga dan bersama - sama melestarikan budaya Jawa sebagai peninggalan nenek moyang kita supaya tidak punah.
Dan juga didalam masyarakat agar bisa bermasyarakat dengan peradaban yang telah diajarkan oleh Permadani dengan semboyan " Tri Niti Yogya " sebagai acuan Permadani dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan semoga dimasa yang akan datang Permadani semakin dikenal oleh masyarakat luas sehingga langkah kami dalam berperan aktif melestarikan budaya Jawa akan semakin ringan dengan didukung oleh semua lapisan masyarakat " pungkasnya.
Acara wisuda siswa Permadani dihadiri pengurus DPP Permadani, DPW Permadani, DPD Permadani dari kabupaten tetangga, Wakil dari Pemerintah Daerah kabupaten Kebumen dan para tamu undangan, sehingga acara wisudan ini terselenggara dengan lancar dan meriah, tak lupa juga ditampilkannya tarian Gambyong sebagai sambutan selamat datang kepada para tamu yang berkenan hadir.
Pewarta:Purwo Santoso
Editor: Nur S
Posting Komentar