Banjarnegara, wartaindonesianews.co.id – Polres Banjarnegara memperketat pengamanan tempat pariwisata pasca lebaran 1446 Hijriyah, hal itu dilakukan guna mengantisipasi kemacetan dan tindak kejahatan di obyek wisata yang tersebar di Wilayah Banjarnegara.
Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM mengatakan, sebelum Hari Raya Idul Fitri pengamanan difokuskan pada arus mudik, tempat ibadah, pasar dan terminal, sedangkan mulai H+1 lebaran pihaknya memperketat pengaman di obyek wisata, dimana di Dieng kita dirikan pos pengamanan, di Serulingmas dan Surya Yudha Park ada pos strong point.
Ia mengungkapkan, dalam mengantispasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas maka didirikan 12 pos, yang terdiri 1 pos terpadu, 2 pos pengamanan, 1 pos pelayanan dan 8 pos strong point.
"Personel Polres maupun Polsek kita libatkan, yang tidak tercover anggota Polres dilaksanakan Polsek jajaran di masing-masing wilayah yang ada tempat wisata," katanya saat memantau.
"Personel kita terjunkan untuk melakukan pengamanan pusat keramaian, melaksanakan tindakan awal apabila terjadi sesuatu," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, juga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan di lokasi wisata, apabila ada kemacetan, maka petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas.
Operasi Ketupat Candi 2025 adalah operasi terpusat untuk pengamanan mudik lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah dengan tema mudik aman, keluarga nyaman.
Sasaran operasi ini, yakni arus mudik dan balik, tempat wisata, tempat ibadah, pemeliharaan kamtibmas dan pengendalian bapokting.
Pewarta: Yoko
Posting Komentar