Polres Banjanegara Perketat Pengamanan Obyek Wisata Saat Libur Lebaran



Banjarnegara, wartaindonesianews.co.id – Polres Banjarnegara memperketat pengamanan tempat pariwisata pasca lebaran 1446 Hijriyah, hal itu dilakukan guna mengantisipasi kemacetan dan tindak kejahatan di obyek wisata yang tersebar di Wilayah Banjarnegara.

Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto, SH, SIK, MM mengatakan, sebelum Hari Raya Idul Fitri pengamanan difokuskan pada arus mudik, tempat ibadah, pasar dan terminal, sedangkan mulai H+1 lebaran pihaknya memperketat pengaman di obyek wisata, dimana di Dieng kita dirikan pos pengamanan, di Serulingmas dan Surya Yudha Park ada pos strong point.

"Kami melakukan pengaturan dan juga menerjunkan tim urai macet, seandainya terjadi kepadatan maka kami akan melakukan one way lokal khususnya di Kawasan Wisata Dieng," katanya di Dieng Banjarnegara, Rabu (2/4/2025).

Ia mengungkapkan, dalam mengantispasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas maka didirikan 12 pos, yang terdiri 1 pos terpadu, 2 pos pengamanan, 1 pos pelayanan dan 8 pos strong point.

"Personel Polres maupun Polsek kita libatkan,  yang tidak tercover anggota Polres dilaksanakan Polsek jajaran di masing-masing wilayah yang ada tempat wisata," katanya saat memantau.

Ia mengungkapkan, tempat wisata yang ramai pengunjung seperti Obyek Dataran Tinggi Dieng, Wisata Serulingmas, Surya Yudha Park, The Pikas, Wisata Tampomas, Curuh Pletuk Pagedongan, Tikako Banjarmangu, Curug Pitu Sigaluh dan Wisata Pawedenan dan lainnya, sehingga dilakulan pengamanan untuk antisipasi tidak kejahatan dan kemacetan.

"Personel kita terjunkan untuk melakukan pengamanan pusat keramaian, melaksanakan tindakan awal apabila terjadi sesuatu," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, juga untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kemacetan di lokasi wisata, apabila ada kemacetan, maka petugas akan melakukan rekayasa lalu lintas.

“Kami mengimbau masyarakat saat berwisata tetap waspada tindak kejahtan, berhati-hati dengan perilaku kriminalitas seperti, copet, curanmor dan apabila hal-hal yang mencurigakan agar segera melaporkan kepada petugas serta tetap patuhi aturan lalu lintas," tandasnya.


Perlu diketahui, kegiatan ini merupakan rangkaian Operasi Ketupat Candi 2025 yang dilaksanakan selama 17 hari, mulai tanggal 21 Maret sampai 9 April 2025 dengan mengedepankan kegiatan preemtif, preventif yang didukung kegiatan deteksi dan penegakan hukum.

Operasi Ketupat Candi 2025 adalah operasi terpusat untuk pengamanan mudik lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah dengan tema mudik aman, keluarga nyaman.

Sasaran operasi ini, yakni arus mudik dan balik, tempat wisata, tempat ibadah, pemeliharaan kamtibmas dan pengendalian bapokting.

Pewarta: Yoko 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama